Indahnya mencintai karena Allah

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,.

Ya Rasulullah, saya mencintai si fulan karena Allah. Sudah kamu katakan
padanya ? tanya Nabi. Belum. Katakan padanya, kata Nabi. Maka sahabat
mengejar si fulan, dan mengatakan bahwa ia mencintai si fulan karena
Allah. Maka di jawab oleh si fulan, Semoga Allah mencintaimu sebagaimana
engkau mencintaiku.
subhanallah,.

Mencintai Allah SWT,.berarti mencintai Rasulullah SAW, dan mencintai seseorang karena Allah, berarti dapat menjaga kesesuaian cinta itu dengan tuntunan Allah SWT serta tuntunan Rasulullah SAW.

Fitrah manusia untuk mencintai dan dicintai telah dikaruniakan Allah bagi setiap manusia. Fitrah manusia untuk saling merindui, berkasih sayang, dsb,.juga adalah fitrah manusia yang telah Allah tetapkan dan mesti dipenuhi. akan tetapi bagaimana kita menyikapi pemenuhan fitrah tadi, yang sesuai dengan koridor keimanan kita kepada Allah. Itulah kenapa ketika kita mengetahui bahwa Islam memberi batasan-batasan yang ketat dalam kaitannya dengan cinta pra nikah, kita berusaha untuk memenuhinya, karena inilah bentuk cinta Allah SWT yang sangat mengetahui tentang karakter ciptaanNya dari ciptaanNya itu sendiri.

Cinta karena Allah adalah ketika kau mengerti, tidak hanya kelebihan dari orang itu yang kau lihat, namun juga memahami dan menerima kekurangan-kekurangan yang dimilikinya. Sungguh pun kau baru boleh mengatakan bahwa “aku mencintainya” setelah kau benar-benar mengenalnya dgn sebenar-benarnya, yaitu baik dan buruknya.

Cinta karena Allah itu tidak akan pernah sebatas pada penampilan dan kecantikan. Adakalanya kau akan lebih mencintai sebongkah arang hitam daripada sebutir intan yang berkilauan. Karena sesungguhnya kau sadar bahwa kau membutuhkan sebuah kehangatan yang mampu mengusir rasa dingin dari jiwamu. Lebih daripada sekedar keindahan yang ternyata membuatmu beku kedinginan.

Cinta karena Allah itu tidak akan tumbuh dari kecantikan atau ketampanan seseorang. Namun kecantikan atau ketampanan seseorang justru akan tampak ketika kau mencintainya. Adalah bagaimana kau bisa mencintainya karena akhlak dan agamanya, bukan pada rupa, harta, ataupun nasabnya. karena dengan inilah kau bisa menepis kefakiran, kehinaan, ketidak bahagiaaan, dan kemudian menggantinya dengan kemuliaan yang diridhoi oleh Allah SWT.

Cinta karena Allah akan membuatmu merasa tidak perlu memiliki meskipun dalam hatimu kau sangat ingin. Adalah bagaimana kau bisa ikhlas ketika dia ternyata lebih mencintai orang lain dan bahkan kau pun bisa berdoa agar mereka bisa berbahagia.

Mencintai seseorang karena Allah SWT, hidupnya akan lebih nyaman ketimbang mencintai seseorang karena harta,tampan,cantik dsb.yang menjadi permasalahan saat ini kadang seseorang itu tidak melihat dengan mata hati melainkan dengan mata biasa yg pada akhir membuat seseorang salah dalam menentukan segala sesuatu.

Dari Anas bin Malik ra berkata: Nabi Muhammad saw bersabda: “Seseorang tidak akan pernah mendapatkan manisnya iman sehingga ia mencintai seseorang, tidak mencintainya kecuali karena Allah; sehingga ia dilemparkan ke dalam api lebih ia sukai daripada kembali kepada kekufuran setelah Allah selamatkan darinya; dan sehingga Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai daripada selainnya.” Imam Al Bukhari.

Permasalahannya mampukah kita membudayakan pernyataan cinta karena Allah SWT kepada saudara seiman baik mukmin maupun mukminat tanpa dipahami dalam makna negatif.

“Cukuplah kau mencintai Allah dengan sepenuh hatimu karena dengan mencintai Allah, kau akan mencintaiku karena-Nya”

wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s